ANALISIS PENGENDALIAN DEFECT DEFORMASI PADA BRACKET SENSOR BLIND SPOT MONITORING (BSM) DENGAN METODE FMEA DAN SIKLUS PDCA DI PT XYZ

Penulis

  • Tahrim Universitas Pelita Bangsa
  • Mukhlisin Universitas Pelita Bangsa
  • Rudy Effendy Listyanto Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.35968/jtin.v15i1.1870

Abstrak

PT XYZ merupakan salah satu pabrik perakitan mobil di Indonesia yang memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kendaraan yang diproduksi memenuhi standar kualitas Internasional. Salah satu tantangan utama dalam proses perakitan adalah munculnya defect tipe deformasi pada bracket sensor BSM (Blind Spot Monitoring). Deformasi ini dapat terjadi akibat berbagai faktor, seperti proses pemasangan yang tidak tepat, atau kondisi penanganan komponen selama lini produksi. Jika tidak dikendalikan dengan baik, deformasi pada bracket tidak hanya menurunkan fungsi sensor BSM, tetapi juga dapat memicu biaya perbaikan yang tinggi, penundaan produksi, dan potensi recall produk yang dapat merugikan perusahaan. Berdasarkan analisis trace back defect terjadi di departemen body production dan inspection tepatnya di line side member RH. Berdasarkan analisis FMEA faktor yang memiliki nilai RPN tertinggi dan menjadi prioritas adalah faktor man dan methode. Setelah dilakukan improvement atau perbaikan defect dapat diturunkan atau dihilangkan 100% dari 0.0024 d/u menjadi 0 d/u selama periode observasi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-13